Umay Shahab Angkat Isu Penting di Film ‘Memburu Pemangsa’

Sutradara muda berbakat Umay Shahab kembali membuktikan keberaniannya dalam mengeksplorasi sinema Indonesia melalui karya terbarunya dari rumah produksi Sinemaku Pictures yang berjudul Memburu Pemangsa. Menggabungkan tiga elemen genre sekaligus laga, investigasi kriminal, dan horor. Film ini mengisahkan tentang perjuangan empat jurnalis perempuan dalam mengusut kasus misterius berantai yang mengincar anak-anak. Berbeda dengan horor konvensional yang mengandalkan hantu atau penampakan mistis biasa, Umay menghadirkan ketegangan psikologis dan aksi investigasi mendalam saat para jurnalis ini menyadari bahwa ancaman nyata berasal dari manusia iblis yang bersekutu dengan kekuatan supranatural.

Film ini menjadi wadah kolaborasi bagi deretan papan atas dan bintang berbakat tanah air. Posisi pemeran utama diisi oleh aktris peraih Piala Citra Laura Basuki yang berperan sebagai Agnes, didampingi oleh Prilly Latuconsina sebagai Cia, Taskya Namya sebagai Brina, serta Yasamin Jasem sebagai Anya. Kehadiran mereka diperkuat oleh jajaran aktor karakter ternama seperti Teuku Rifnu Wikana, Andri Mashadi, Shareefa Daanish, Ruth Marini, hingga aktor veteran Septian Dwi Cahyo. Kombinasi ansambel pemain ini menjanjikan kualitas akting yang solid dan pendalaman karakter yang sangat emosional.

Memburu Pemangsa menjadi tontonan yang wajib disaksikan karena menawarkan pengalaman sinematik yang segar serta keberaniannya mengangkat isu sosial yang amat krusial. Lahir dari rasa kepedulian dan amarah terhadap maraknya kasus kekerasan serta kekejaman pada anak, film ini menyuarakan pesan #JagaAnakAnak agar masyarakat berhenti bersikap acuh tak acuh. Dipadukan dengan adegan aksi yang memicu adrenalin, teka-teki ritual demonologi yang menegangkan, dan narasi kritis dunia jurnalistik, film karya Umay Shahab ini tak sekadar memberikan hiburan berkualitas tetapi juga menyengat nurani setiap penontonnya.