Pelangi di Mars, Hadirkan Film Teknologi Mewah ‘Extended Reality’

Industri perfilman Indonesia mencatatkan sejarah baru pada Maret 2026 melalui peluncuran film fiksi ilmiah keluarga berjudul “Pelangi di Mars”. Karya ambisius sutradara Upie Guava bersama Mahakarya Pictures ini menjadi film nasional pertama yang memanfaatkan teknologi Extended Reality (XR) secara masif. Teknologi ini memungkinkan penggabungan dunia nyata dengan lingkungan virtual secara real-time, menciptakan lanskap Planet Merah yang imersif dan detail tanpa harus bergantung sepenuhnya pada layar hijau tradisional. Visual kelas dunia yang dihasilkan memberikan pengalaman sinematik yang segar bagi penonton, sekaligus membuktikan bahwa sineas lokal mampu bersaing di ranah teknologi produksi global.

Berlatar tahun 2090, film ini mengisahkan petualangan seorang gadis bernama Pelangi (diperankan oleh Messi Gusti), manusia pertama yang lahir dan tumbuh besar di Mars. Di tengah kondisi Bumi yang dilanda krisis air bersih akibat monopoli korporasi bernama Nerotex, Pelangi bersama sekelompok robot canggih harus berjuang mencari mineral langka Zeolith Omega untuk memurnikan sumber air bagi umat manusia. Narasi yang kuat ini tidak hanya menyajikan aksi petualangan yang seru, tetapi juga membawa pesan moral yang mendalam mengenai kelestarian lingkungan dan kegigihan generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Kehadiran “Pelangi di Mars” di bioskop-bioskop tanah air tepat pada momen libur Lebaran 2026 disambut antusias sebagai kado spesial bagi keluarga Indonesia. Melibatkan ratusan talenta kreatif selama lebih dari lima tahun proses produksi, film ini menjadi bukti nyata lompatan besar dalam industri kreatif tanah air. Selain dibintangi oleh aktor ternama seperti Rio Dewanto dan Lutesha, film ini juga didukung oleh kolaborasi teknologi dari ASUS ProArt dan DOSS Guava XR Studio. Dengan standar visual yang memukau dan cerita yang edukatif, film ini diharapkan menjadi pemantik bagi lahirnya lebih banyak karya sci-fi berkualitas dari anak bangsa di masa depan.